SIDOARJO – M. Rafi Wibisono resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Sidoarjo periode 2026–2029. Pada hari terakhir pendaftaran, Sabtu (22/8), anggota Komisi A DPRD Sidoarjo itu datang ke Kantor KONI Sidoarjo dengan membawa dukungan 36 cabang olahraga (cabor).
Dukungan tersebut masih akan diverifikasi tim penjaringan sesuai ketentuan yang berlaku. Rafi menjadi bakal calon kedua yang mendaftar setelah Siwaji Abidin. Pendaftaran dibuka sejak 20 Agustus dan ditutup Sabtu (22/8) pukul 14.00.
Rafi mengaku sudah lama memiliki keinginan berkontribusi dalam pengembangan olahraga Sidoarjo. Kesempatan itu terbuka setelah aturan terbaru memperbolehkan pejabat publik mencalonkan diri sebagai ketua KONI.
“Saya pecinta olahraga. Tidak hanya satu bidang yang saya senangi, tetapi berbagai macam jenis olahraga. Saya ingin kecintaan saya terhadap olahraga ini bisa memberikan kontribusi bagi Kabupaten Sidoarjo,” kata Rafi.
Sebelum mendaftar, Rafi juga menemui sejumlah pengurus cabor untuk menyampaikan visi dan gagasannya. Dia mengusung tema “Atlet Unggul, Sidoarjo Juara” dengan target membawa prestasi olahraga Sidoarjo tidak sekadar bertahan di papan atas Jawa Timur, tetapi menjadi yang terbaik.
Namun, ambisi prestasi tersebut tidak hanya berbicara soal medali. Rafi menilai masa depan atlet harus menjadi bagian penting dalam pembinaan. Menurutnya, atlet perlu mendapat perhatian sejak masa produktif hingga setelah tidak lagi aktif bertanding.
“Kita juga memperhatikan atlet dari masa produktif hingga nanti setelah masa sudah tidak produktif. Harus kita jamin kesejahteraannya,” ujarnya.
Salah satu program yang ditawarkan adalah beasiswa bagi atlet. Pendidikan, kata Rafi, harus berjalan beriringan dengan pembinaan olahraga agar atlet memiliki bekal ketika karier di arena berakhir.
“Jangan sampai setelah tidak lagi menjadi atlet justru menjadi pengangguran. Kita memikirkan pembinaan olahraga dan atletnya sekaligus pendidikan mereka,” tegasnya.
Selain kesejahteraan atlet, Rafi menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana latihan. Dia membuka peluang kerja sama dengan perusahaan melalui skema corporate social responsibility (CSR) untuk membantu memenuhi kebutuhan fasilitas cabor.
Soal anggaran, Rafi berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan seluruh cabor jika dipercaya memimpin KONI. Forum tersebut untuk memetakan kebutuhan pembinaan dan menyusun prioritas anggaran berdasarkan target prestasi masing-masing cabor.
“Kalau memang saya diridai, insyaallah saya akan menggelar RDP. Dari situ baru kita bisa menyesuaikan dengan anggarannya,” katanya.
Dukungan terhadap pencalonan Rafi sebelumnya disampaikan Ketua Askab PSSI Sidoarjo Puji Daryo. Dia menilai Rafi memiliki kepedulian terhadap olahraga dan siap mengayomi cabor.
“Kaji Rafi sudah niat, peduli, siap mengayomi seluruh cabor yang di KONI Sidoarjo,” ujar Puji.
Menurut Puji, dukungan anggaran juga menjadi bagian penting untuk mengejar prestasi. Dia berharap Rafi yang juga duduk di DPRD Sidoarjo mampu memperjuangkan kebutuhan olahraga.
Sementara itu, Sekretaris KONI Sidoarjo Sudarsono mengatakan hingga penutupan pendaftaran terdapat dua bakal calon. Setelah pendaftaran, panitia bersama tim penjaringan akan melakukan verifikasi berkas sebelum menetapkan calon yang berhak mengikuti Musorkablub.
Musorkablub KONI Sidoarjo dijadwalkan berlangsung Rabu (26/8). Forum tersebut digelar untuk memilih ketua umum definitif setelah Ketua Umum KONI Sidoarjo sebelumnya, Imam Mukri Affandy, mengundurkan diri karena alasan kesehatan. (*)













