SIDOARJO — Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Delta Artha terus memperkuat perannya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sidoarjo di bidang perbankan.
Selain menjalankan fungsi utamanya dalam menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat, BPR Delta Artha berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi lokal hingga menyukseskan program UMKM Naik Kelas.
Kepala BPR Delta Artha, Sofia Nurkrisnajati Atmaja, menjelaskan bahwa penghimpunan dana di BPR Delta Artha mencakup seluruh lapisan masyarakat, mulai dari usia sekolah hingga dewasa. Untuk pelajar, pihak bank menghadirkan produk Tabungan Fasilitas Pelajar (Tab Sifajar).
“Produk ini dirancang untuk mengenalkan dunia perbankan sejak dini, lengkap dengan program outing class yang digelar langsung di kantor BPR Delta Artha, ” jelasnya.
Sementara untuk masyarakat umum, BPR Delta Artha menyediakan produk Tabungan Tammara serta Tammasda. Produk Tammasda merupakan tabungan berjangka waktu tertentu yang dilengkapi dengan fasilitas undian berhadiah secara periodik.
Di sisi penyaluran dana, BPR Delta Artha menawarkan skema pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah:
Pinjaman Aneka Guna (PAGU): Kredit yang bersifat konsumtif, diperuntukkan bagi ASN, PPPK, hingga perangkat desa.
Pinjaman Aneka Usaha (PINUS): Fasilitas modal kerja bagi para pelaku usaha lokal.

Selain produk reguler, BPR Delta Artha menjadi pilar penting dalam merealisasikan program Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, yaitu Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA).
Penyaluran Kurda menjadi wujud sinergi antara BPR, pemerintah desa/kelurahan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait—seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Dinas Koperasi.
Pemberian kredit Kurda ini selain membantu kebutuhan permodalan, juga menjadi sarana bagi OPD untuk menjaring pelaku usaha yang belum menjadi binaannya.
“Diharapkan pelaku usaha bisa sustainable dalam meningkatkan usahanya, sehingga tujuan akhir berupa kesejahteraan masyarakat Sidoarjo dapat terwujud,” harap Sofia.(mad)













