SIDOARJO – Jum’at, 06 Maret 2026, SMP Al Muslim menyelenggarakan kegiatan Malam CahayaAl-Qur’an dengan tema “Time to Level Up in Ramadan” yang merupakan sebagai bagian darimewujudkan salah satu profil lulusan yaitu Religious and Social. Kegiatan ini diikuti olehseluruh siswa mulai dari kelas 7 hingga kelas 9, guru serta tenaga pendidikan dengan tujuanuntuk memperkuat kebersamaan dalaM suasana ibadah dan menumbuhkan cinta terhadapAl-Qur’an.
kegiatan ini dimulai pada sore hari dengan pelaksanaan salat Asar berjamaah di aula SMP AlMuslim. Setelah salat Asar, kegiatan dilanjutkan dengan pra acara berupa penampilan lagu religioleh Neisya (9 Abdurrahman bin Auf), Ingga (8 Utsman bin Affan), dan Karin (9 Umar binKhattab). Para siswa menikmati lantunan lagu sambil menunggu acara utawa dimulai.
Acara resmi kemudian dibuka oleh MC yakini Rara dan Ghina (8 Abdurrahman bin Auf) yangmemandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat. Pembukaan ini menjadi tanda dimulainyarangkaian acara Malam Cahaya Al- Qur’an.
Selanjutnya para peserta mendengarkan pembacaan tilawah Al-Qur’an oleh Tangguh dan saritilawah oleh Husna dari kelas 8 Umar bin Khattab. Para siswa mendengarkan lantunan ayat danpesan yang terkandung didalamnya dengan khusyu’ dan khidmat.
Ustadzah Nailah selaku ketua kegiatan Malam Cahaya Al-Qur’an memberikan sambutansekaligus motivasi kepada seluruh siswa. Dalam sambutannya beliau berkata “Ramadanmerupakan momentum untuk memanen pahala sebanyak-banyaknya. Di sisa Ramadan inimarilah kita bersama-sama untuk meningkatkan dan memperbanyak ibadah, memperbaiki diri,dan semoga kita semua dapat bertemu dengan malam lailatul qadar”Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Aditya Abdurrahman yang merupakan Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur dan Founder of Better YouthFoundation. Beliau menyampaikan pentingnya untuk meningkatkan kualitas ibadah selamabulan Ramadan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai obat penyembuh penyakit fisik dan non-fisik.Setelah Penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan khotmil Qur’an yang diikuti olehseluruh siswa menjadikan suasana sekolah tampak khusyu ketika para siswa bersama-samamelantunkan ayat suci Al-Qur’an hingga khatam.
Menjelang waktu berbuka, panitia dibantu dengan OSIS SMP Al Muslim membagikan takjilkepada seluruh siswa sebagai hidangan pembuka puasa. Para siswa menikmati takjil dengantertib sambil menunggu adzan maghrib berkumandang.
Setelah adzan maghrib terdengar, seluruh siswa dan guru melaksanakan shalat Maghribberjamaah yang diimami oleh Ustadz Andre selaku guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama di masing-masing kelas yangberlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan malam itu kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawihberjamaah yang diimami oleh Ustadz Rifa’i selaku guru BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an). Parasiswa dan guru mengikuti ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Kegiatan Malam Cahaya Al-Qur’an ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkannilai-nilai keislaman kepada para siswa. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa semakinmeningkatkan ibadah, mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalamkehidupan sehari-hari.
Selain memperkuat spiritualitas, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antarasiswa dan guru. Kebersamaan yang terjalin sepanjang kegiatan menciptakan suasana hangat yang memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan SMP Al Muslim.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untukmemperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, serta mendekatkan hati kepada Allah. Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti rangkaian acara dengan tertib mulai dari tilawah, tausiyah, hingga pelaksanaan ibadah berjamaah.
Para guru yang turut hadir juga memberikan pendampingan serta teladan bagi para siswa dalammenjalankan ibadah dengan khusyuk.Kegiatan ditutup dengan doa bersama setelah pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah.
Seluruh siswa pulang meninggalkan sekolah dengan hati yang lebih tenang dan semangat ibadahsemakin kuat.Harapannya nilai-nilai kebaikan dari kegiatan ini dapat terus diamalkan. Oleh karena itu sekolahmenyelenggarakan kegiatan serupa pada Ramadan berikutnya agar semangat Al-Qur’an dan Ibadah selalu hidup dihati siswa. (*)














