SIDOARJO – Tepat pukul 17.00 tadi (3/3) Komunitas Poso Bedug membagikan ratusan makanan berbuka di area alun-alun Sidoarjo sisi selatan. Sasarannya, para pengguna jalan, tukang becak, ojek online, sopir maupun masyarakat umum.
Komunitas yang berisi pemuda dan pemudi Sidoarjo itu sejak pagi sudah menyiapkan makanan. Masakan diracik langsung oleh Chef Ceng asal Bluru Kidul. “Bahannya dari peternak dan petani Sidoarjo, kita langsung ambil sendiri. Kita olah, tanpa MSG, jadi sehat,” kata Chef Ceng.
Anggota Komunitas Poso Bedug, Uzi mengatakan agenda itu rutin dilakukan tiap Ramadhan. Lokasinya berganti di tempat-tempat ikonik di Sidoarjo. Saat ini, di alun-alun Sidoarjo, sebelumnya di Taman Apkasi, area MPP dan sekitarnya. “Kita ingin menyemarakkan Ramadhan. Meskipun anggota kita beragam dari berbagai agama bahkan dari beberapa aliran kepercayaan. Semangat kita toleransi, semangat berbagi,” katanya.
“Oiya ini Poso Bedug itu maksudnya membatalkan puasa menunggu bedug magrib ya, bukan bedug dhuhur. Jadi bunyi dug dug dug, adzan magrib baru kita buka bagi yang berpuasa,” tambahnya.
Filosofinya, begitu bunyi dug, diupayakan agar menyegerakan berbuka. “Salah satu keutamaan berpuasa adalah menyegerakan berbuka,” katanya. Dirinya mengatakan total ada 500 paket makanan yang dibagikan. Dia menyebut kegiatan serupa ke depan akan semakin sering dilakukan. (kha)














