SIDOARJO – Suasana aula SMP Al Muslim Jatim, Kamis (28/8), berbeda dari biasanya. Ratusan siswa kelas VII tampak antusias mengikuti kegiatan Konseling Sehat bertema “Check Your Health, Protect Your Future!”. Acara ini menjadi upaya sekolah untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan mental demi meraih prestasi.
Dalam kegiatan tersebut, sekolah menggandeng Puskesmas Tambakrejo, Waru, Sidoarjo. Dua materi utama yang disampaikan adalah Pentingnya Sarapan & Screen Time serta Remaja Cerdas Bebas Anemia. Materi ini dianggap krusial karena menyangkut kebiasaan sederhana yang berdampak besar pada tumbuh kembang remaja.
“Sering kali sarapan dianggap sepele, padahal itu kunci menjaga konsentrasi di kelas. Begitu juga dengan anemia. Banyak remaja, khususnya perempuan, yang mengalaminya tanpa sadar. Akibatnya aktivitas terganggu, mudah lemas, bahkan prestasi menurun,” ujar salah satu tenaga kesehatan dari Puskesmas Tambakrejo.
Selain mendapatkan pemaparan, siswa juga diberi kesempatan melakukan screening kesehatan. Pemeriksaan yang dilakukan cukup lengkap, mulai tinggi dan berat badan, hemoglobin (HB), hingga kesehatan gigi, telinga, mata, serta pengecekan gula darah. Siswa terlihat bersemangat ketika dipanggil satu per satu menjalani pemeriksaan.
Ustazah Ida, penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa konseling sehat ini merupakan bagian dari program pendidikan karakter di sekolah. “Kami ingin memastikan siswa tumbuh seimbang. Tidak hanya pintar di kelas, tapi juga punya tubuh sehat dan mental kuat. Sebab, prestasi tidak akan optimal tanpa kesehatan,” jelasnya.
Senada, Kepala SMP Al Muslim Jatim, Ustazah Ika Sriyaningsih, menekankan pentingnya kolaborasi sekolah dengan pihak kesehatan. Menurutnya, program ini selaras dengan visi sekolah dalam membentuk generasi berprestasi sekaligus berkarakter mulia. “Kesehatan adalah fondasi utama. Kami berharap siswa bisa lebih mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap tubuhnya. Dengan begitu, mereka bisa menjadi generasi unggul,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari siswa. Salah satunya, Bafi, siswa kelas VII Ali bin Abi Thalib. Ia mengaku banyak memperoleh wawasan baru. “Saya jadi tahu kalau sarapan itu penting banget biar enggak gampang ngantuk di kelas. Terus, materi tentang anemia juga bermanfaat, terutama buat teman-teman perempuan. Jadi tahu makanan apa saja yang baik supaya tubuh lebih kuat,” katanya.
Dukungan dari orang tua pun mengalir. Beberapa wali murid yang hadir menilai program ini sangat membantu. “Kadang kami di rumah sudah mengingatkan anak sarapan, tapi mereka malas. Kalau sudah ada edukasi dari sekolah, biasanya anak lebih patuh,” tutur salah satu wali murid sambil tersenyum.
Konseling sehat ini menjadi bukti komitmen SMP Al Muslim Jatim dalam mengintegrasikan aspek kesehatan ke dalam pendidikan. Sekolah berharap kegiatan serupa bisa rutin dilakukan, bahkan diperluas dengan tema lain seperti kesehatan mental, bahaya narkoba, hingga pola tidur remaja.
Dengan cara itu, sekolah optimistis dapat melahirkan siswa-siswi yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga sehat secara fisik, mental, dan memiliki karakter Islami yang kuat. (*)














