MALANG – Upaya menjaga kelestarian tumbuhan tak bisa hanya berhenti pada tataran wacana. Harus ada langkah nyata sejak dini agar generasi mendatang tumbuh dengan kesadaran penuh tentang pentingnya keberlanjutan ekosistem dan ketersediaan pangan. Hal itulah yang coba diwujudkan SD Al Muslim lewat kegiatan outing class bertajuk “Lestarikan Tumbuhan dengan Inovasi Pertanian” di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Karangploso, Malang, Selasa (23/9).
Sebanyak 101 siswa kelas IV ikut serta dalam kegiatan yang menjadi bagian dari projek kokurikuler penguatan Al Muslim Profile. Mereka diajak belajar langsung di alam terbuka, melihat dari dekat bagaimana teknologi pertanian modern berperan penting dalam menjaga produktivitas tanaman sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.
Kepala SD Al Muslim, Fatimatuz Zahroh, S.Pd., M.Pd., menyebut kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kepedulian lingkungan sekaligus mengasah keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kemampuan komunikasi siswa. “Sekolah dasar punya peran strategis menanamkan kesadaran sejak dini tentang pelestarian tumbuhan dan pentingnya produktivitas tanaman agar ekosistem terjaga serta kebutuhan pangan manusia terpenuhi,” ujarnya.
Menurut Fatimatuz, pembelajaran berbasis pengalaman nyata jauh lebih membekas ketimbang teori di kelas. “Belajar langsung dari alam membuat siswa lebih kritis dan kreatif dalam mencari solusi melestarikan tumbuhan, khususnya tanaman pangan dengan varietas unggul,” tambahnya.
Selama kegiatan, siswa terlibat dalam rolling activity. Mereka dikenalkan berbagai jenis tumbuhan, varietas unggul, dan manfaatnya bagi kehidupan. Aktivitas eksplorasi ini menumbuhkan rasa ingin tahu, sekaligus melatih kemampuan menganalisis pentingnya kelestarian tumbuhan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Tak hanya observasi, siswa juga diajak melakukan wawancara untuk memahami peran teknologi pertanian modern. Mereka belajar bagaimana inovasi bisa meningkatkan produktivitas tanaman tanpa merusak lingkungan. Dengan begitu, wawasan siswa tentang pertanian berkelanjutan semakin luas.
Di akhir kegiatan, siswa melakukan refleksi bersama. Dari hasil evaluasi, banyak siswa menyadari bahwa menjaga tumbuhan bukan hanya tugas petani atau pemerintah, tetapi juga generasi muda yang akan menjadi pewaris bumi.
Komitmen SD Al Muslim dalam kegiatan ini jelas: mencetak generasi yang tidak hanya unggul akademis, tetapi juga peduli lingkungan, komunikatif, serta memiliki keterampilan hidup berkelanjutan. Outing class di BRMP Malang ini pun menjadi langkah nyata sekolah dalam mendidik siswa sebagai pelestari tumbuhan demi masa depan yang lebih baik. (*)














