• Home
  • Kontak
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Privacy & Policy
  • Tentang Kami
AFEKSI - Sajikan Kesan
Advertisement
  • Home
  • News
  • Opini
  • Features
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Opini
  • Features
  • Infografis
No Result
View All Result
AFEKSI - Sajikan Kesan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Opini
  • Features
  • Infografis
Home Opini

Maraknya Depresi dalam Golongan Anak Muda dan Salah Penggunaannya

afeksi.com by afeksi.com
December 15, 2025
in Opini
0
Maraknya Depresi dalam Golongan Anak Muda dan Salah Penggunaannya
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Rafif Aqiilah Putra Tajuddin

*Mahasiswa Internasional Universitas Airlangga, Jurusan Ekonomi Islam*

Akhir-akhir ini banyak berita yang membahas tentang maraknya kasus depresi di kalangan generasi muda atau yang tergolong dalam gen Z. Organisasi kesehatan dunia yakni World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kasus anak muda depresi meningkat secara drastis dalam tahun terakhir. Dikutip dari jamma network “Depression and Anxiety Among US Children and Young Adults” anak di amerika serikat berumur 3 – 17 tahun mengalami penaikan depresi mulai dari 3.1% di 2016 menjadi 30% di 2020. Alasan seperti tekanan sosial, ekonomi yang tak stabil, ekspektasi keluarga, sosial media, dan masalah politik global membuat banyak anak generasi muda mengalami masalah psikologi dan emosi.

Dengan banyaknya pembahasan tentang kesehatan mental membuat pandangan generasi muda melebar, sehingga banyak anak muda yang mengungkapkan perasaan mereka, tetapi terkadang mereka melakukanya dengan memakai bahasa kesehatan mental yang disalah gunakan maupun disalah pahami.

Meningkatnya krisis kesehatan mentalPresentasi dari depresi akut digolongan remaja dan dewasa meningkat dan menurut ahli seperti youth future dalam artikel “A major new Youth Futures report highlights financial insecurity, deteriorating sleep quality, social media use and cuts to children’s and youth services as the leading factors contributing to the recent alarming decline in mental health among young people in England.” dan MDPI dalam artikel “Social Media Use and Depression in Adolescents: A Scoping Review” berikut adalah beberapa faktornya: Tekanan digital dan sosial media komparasi konstan dan persona palsu online dapat meningkatkan rasa kesepian, tidak percaya diri, dan ekspektasi yang tidak realistis. Selain itu dari dunia nyata ketakutan akan akademik dan profesi ekonomi yang tidak stabil dengan tingginya kompetisi membuat tingginya ketakutan akan kegagalan. Stres dunia juga berkontribusi dengan alasan seperti perubahan iklim, konflik politik, dan perubahan sosial yang membuat ketidak pastian. Setelah itu isolasi sosial, meskipun anak muda terkoneksi secara digital tetapi banyak yang merasakan perasaan yang tidak terhubung dengan siapapun.

Depresi bukan sekedar rasa sedih ataupun stres ringan, depresi akut dapat mengganggu tidur, makan, motivasi, konsentrasi, relasi, dan kehidupan sehari hari. Bagi banyak anak muda ini adalah situasi serius yang membutuhkan bantuan profesional.Salah penggunaan kata “Depresi” Dikarenakan bahasa kesehatan mental mulai merambah menjadi lebih umum, kosakata seperti depresi, cemas, atau trauma sangat mudah untuk diucapkan. Bukan berarti bahwa mereka itu berbohong tetapi ini membuktikan bahwa:Diagnosa mandiri tanpa pemahaman: banyak anak muda mengatakan “depresi” untuk mengungkapkan kesedihan sehari-hari yang normal dalam kehidupan. Mencari perhatian dan validasi: di era budaya digital dimana kesusahan mendapat support sosial, sehingga beberapa orang melebih-lebihkan demi atensi dan validasi. Kurangnya akses ke profesional: beberapa memang merasakan gejala depresi tetapi kurangnya akses ke ranah profesional sehingga membuat mereka asal label. Budaya normalisasi akan mengatakan depresi: mengatakan bahwa “aku depresi” dapat berarti mengekspresikan stres normal daripada depresi akut serius. Salah penggunaan ini membuat hilangnya keseriusan dari kata “depresi”. Hal ini membuat kita lebih sulit dalam menangani seseorang yang dengan nyata mengalami gejala depresi. Kenapa seseorang asal mengeklaim bahwa dirinya depresi. Ketika seseorang dengan asal menyebut depresi dan berlebih-lebihan, banyak alasan yang bisa disebut:Keinginan mencari empati dan perhatian karena kesepian, ingin merasa masuk ke dalam sebuah golongan atau komunitas. Salah penggunaan kata “depresi”, Kurangnya edukasi tentang kesehatan mental dan masih banyak yang lain. dengan kesalahan ini bukan berarti kita dapat untuk menghujat mereka atas kesalahan tersebut.

Kebanyakan akar masalah dari kesalahan tersebut adalah masalah emosional dan kebutuhan akan bercerita tentang masalah hidup, tanpa keinginan untuk berbohong. Untuk menyelesaikan masalah ini ada dua hal yang harus dilakukan secara bersamaan:Serius terhadap depresi dengan memberikan dukungan seperti akses, perawatan, dan edukasi.Membuat sosialisasi tentang literasi kesehatan mental dan penggunaan kata yang tepat.

Dengan menggunakan pendekatan ini krisis dan kebingungan dapat teratasi karena yang kita lakukan bukan menghakimi tetapi mendukung generasi muda untuk hidup lebih sehat dan terinformasi akan percakapan tentang kesehatan mental. (*)

Previous Post

Pemkab Sidoarjo Gelar Retret untuk Kades se Kabupaten Sidoarjo

Next Post

Sidak Infrastruktur di Bringinbendo dan Trosobo, Bupati Sidoarjo : Ketepatan Waktu Lebih Penting daripada Denda Proyek

afeksi.com

afeksi.com

Next Post
Sidak Infrastruktur di Bringinbendo dan Trosobo, Bupati Sidoarjo : Ketepatan Waktu Lebih Penting daripada Denda Proyek

Sidak Infrastruktur di Bringinbendo dan Trosobo, Bupati Sidoarjo : Ketepatan Waktu Lebih Penting daripada Denda Proyek

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ramaikan Sidoarjo Racing Fest, Ajang Latihan Bersama Street Race dengan Beragam Hiburan

Ramaikan Sidoarjo Racing Fest, Ajang Latihan Bersama Street Race dengan Beragam Hiburan

November 21, 2024
Debat Ketiga Cabup Sidoarjo Jadi Digelar di Hotel Aston, Massa Simpatisan Dilarang Hadir

Debat Ketiga Cabup Sidoarjo Jadi Digelar di Hotel Aston, Massa Simpatisan Dilarang Hadir

November 11, 2024
Puluhan Pejabat Pemkab Sidoarjo Juga Ikuti Retret di Magelang

Puluhan Pejabat Pemkab Sidoarjo Juga Ikuti Retret di Magelang

February 21, 2025
Pengasuh Ponpes Tebu Ireng Beri Dukungan BAIK

Pengasuh Ponpes Tebu Ireng Beri Dukungan BAIK

November 4, 2024
Gus Kautsar : Subandi Ini Istimewa Betul

Gus Kautsar : Subandi Ini Istimewa Betul

0
Pjs. Bupati Sidoarjo : Tenaga Keperawatan Mampu Tingkatkan Kualitas Kesehatan

Pjs. Bupati Sidoarjo : Tenaga Keperawatan Mampu Tingkatkan Kualitas Kesehatan

0
Libatkan Orang Tua dalam Stimulasi Bahasa dan Literasi Siswa KB-TK Al Muslim

Libatkan Orang Tua dalam Stimulasi Bahasa dan Literasi Siswa KB-TK Al Muslim

0
Senam Fun Line Dance Bareng Cawabup Hj Mimik, Ratusan Ibu-Ibu Repnas All Out Dukung Pasangan BAIK

Senam Fun Line Dance Bareng Cawabup Hj Mimik, Ratusan Ibu-Ibu Repnas All Out Dukung Pasangan BAIK

0
Gelar Festival Kota Lama, Sidoarjo Kenalkan Ciri Khas Makanan Berbahan Dasar Petis

Gelar Festival Kota Lama, Sidoarjo Kenalkan Ciri Khas Makanan Berbahan Dasar Petis

December 22, 2025
Belajar atau Scroll Terus?’ Dampak Kecanduan Gadget bagi Mahasiswa

Belajar atau Scroll Terus?’ Dampak Kecanduan Gadget bagi Mahasiswa

December 22, 2025
Kejaksaan Negeri Sidoarjo Bersama Pemkab Sidoarjo Siap Terapkan Pidana Kerja Sosial

Kejaksaan Negeri Sidoarjo Bersama Pemkab Sidoarjo Siap Terapkan Pidana Kerja Sosial

December 16, 2025
Bupati Sidoarjo Sidak Pembangunan SDN Suko, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Bupati Sidoarjo Sidak Pembangunan SDN Suko, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

December 16, 2025

Recent News

Gelar Festival Kota Lama, Sidoarjo Kenalkan Ciri Khas Makanan Berbahan Dasar Petis

Gelar Festival Kota Lama, Sidoarjo Kenalkan Ciri Khas Makanan Berbahan Dasar Petis

December 22, 2025
Belajar atau Scroll Terus?’ Dampak Kecanduan Gadget bagi Mahasiswa

Belajar atau Scroll Terus?’ Dampak Kecanduan Gadget bagi Mahasiswa

December 22, 2025
Kejaksaan Negeri Sidoarjo Bersama Pemkab Sidoarjo Siap Terapkan Pidana Kerja Sosial

Kejaksaan Negeri Sidoarjo Bersama Pemkab Sidoarjo Siap Terapkan Pidana Kerja Sosial

December 16, 2025
Bupati Sidoarjo Sidak Pembangunan SDN Suko, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Bupati Sidoarjo Sidak Pembangunan SDN Suko, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

December 16, 2025
AFEKSI – Sajikan Kesan

afeksi.com
Jalan Mongonsidi Sidoarjo
081776098373
afeksimedia@gmail.com

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Business
  • Fashion
  • Features
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Infografis
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Opini
  • Politics
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Gelar Festival Kota Lama, Sidoarjo Kenalkan Ciri Khas Makanan Berbahan Dasar Petis

Gelar Festival Kota Lama, Sidoarjo Kenalkan Ciri Khas Makanan Berbahan Dasar Petis

December 22, 2025
Belajar atau Scroll Terus?’ Dampak Kecanduan Gadget bagi Mahasiswa

Belajar atau Scroll Terus?’ Dampak Kecanduan Gadget bagi Mahasiswa

December 22, 2025
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Kontak

© 2024 AFEKSI.COM

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Opini
  • Features
  • Infografis

© 2024 AFEKSI.COM